Penerbitbuku.net

Jasa Penerbitan dan cetak buku terbaik di Indonesia

5 Langkah Menulis Buku, Dijamin Terbit!

Langkah Menulis Buku
Langkah Menulis Buku

Langkah Menulis Buku dengan Mudah

Bagi beberapa orang, membuat buku ialah sesuatu yang susah untuk dikerjakan karena bermacam alasan. Mengapa membuat buku itu dianggap susah? Apakah karena banyaknya tulisan yang dibuat nantinya? Atau malah rasa malas? Hehe. Maka dari itu saya akan berbagi bagaimana memulai dalam membuat naskah dan langkah menulis buku dengan mudah.

Menulis Buku ialah salah satu kesibukan yang mungkin dihindari oleh beberapa orang. Pun lingkungan intelektual pun kadang kala merasa berat untuk membuat buku yang sifatnya ilmiah. Berbagai alasan sudah dipersembahkan oleh mereka yang merasa tidak menyenangi kesibukan hal yang demikian. Mulai dari alasan bahwa menulis ada kemampuan yang sudah ada sejak lahir (faktor keturunan) sampai tidak adanya waktu untuk menulis. Selain itu, membuat buku juga dianggap sebagai sebuah kesibukan yang dianggap memerlukan tingkat kecermatan dan ketelitian yang tinggi. Bukan menjadi informasi yang mengagetkan dikala jumlah buku yang diproduksi di Indonesia jumlahnya jauh apabila dibanding dengan jumlah buku yang diproduksi di negara lain, lebih-lebih negara maju. Celakanya hal yang demikian juga berdampak pada rendahnya tingkat kesadaran membaca yang ada di masyarakat Indonesia. Tak, situasi hal yang demikian nantinya juga berdampak pada kualitas pendidikan yang ada di Indonesia.

Salah satu alasan kuat yang membuat beberapa orang tidak menyenangi kesibukan menulis  ialah kebutuhan akan waktu yang dianggap terlampau banyak. Padahal sedikit orang yang mengeluh karena wajib menyisihkan banyak waktunya untuk menghasilkan sebuah karya yang disebut dengan buku. Mengetik sampai larut malam mungkin akan dianggap sebagai salah satu kesibukan yang identik dengan seorang penulis. Belum lagi kesibukan yang dimiliki oleh seseorang juga menjadi alasan bagi mereka yang tidak berminat untuk membuat buku. Celakanya hal yang demikian paralel dengan realita yang ada bahwa membuat sebuah buku tidak cuma memerlukan waktu berminggu-minggu, tetapi berbulan-bulan sampai bertahun-tahun sesuai dengan kualitas buku yang ingin dibuatnya. Apabila demikian, ada beberapa trik yang sesungguhnya bisa diterapkan oleh mereka yang ingin kuat untuk menghasilkan sebuah karya berupa buku.

Menulis pada dasarnya bukan menjadi sesuatu yang susah untuk dikerjakan apabila kita mengetahui secara terang langkah-langkah yang bisa dikerjakan di kala menulis. Setidaknya ada 5 langkah sederhana dan gampang yang bisa kita lakukan di kala kita ingin menjalankan kesibukan hal yang demikian. Apabila memerlukan waktu yang juga tidak sedikit, membuat buku (lebih-lebih buku ilmiah) bukan menjadi sesuatu yang berat untuk dikerjakan. Buku yang sukses kita terbitkan nantinya tidak cuma berguna bagi keberadaan kita sendiri, tetapi yang lebih-lebih ialah memberikan kontribusi nyata kepada dunia pendidikan Indonesia. Berikut ialah beberapa langkah gampang yang bisa kita lakukan di kala kita mempunyai harapan yang kuat untuk membuat sebuah buku.

Langkah Menulis Buku dengan Tepat

Pertama, Buat rancangan naskah atau kerangka buku.

Salah satu langkah menulis buku dengan tepat yang penting untuk dikerjakan ialah membuat rancangan isi atau kerangka buku yang ingin kita buat. Apabila sudah ada materi atau data yang siap untuk diketik, karenanya hal hal yang demikian akan mempermudah penulis untuk menuangkan gagasannya. Membuat kerangka buku mengandung maksud bahwa kita wajib membuat alur dari isi buku yang ingin kita tulis. Sebagai contoh, apabila kita ingin menulis tentang Riwayat Hidup Presiden Soekarno, karenanya kita wajib menyusunnya secara rinci. Bab-bab yang mungkin kita buat bisa berawal dari bab 1 berhubungan dengan penjelasan tentang demografi, tempat lahir dan biodata pribadi Presiden Soekarno, bab 2 tentang kehidupan Presiden Soekarno dan sampai bab terakhir tentang refleksi akhir dari temuan-temuan atau isi yang sudah kita susun. Dari tiap bab hal yang demikian nantinya juga terdapat subbab yang menerangkan secara lebih rinci dari gagasan yang ingin kita sampaikan kepada pembaca.

Untuk mempermudah kita dalam membuat kerangka naskah, amat disarankan naskah yang kita buat ialah materi-materi yang relevan dengan latar belakang pendidikan atau hobi kita. Apabila kita berasal dari jurusan politik, karenanya akan lebih baik naskah-naskah yang kita buat tidak jauh dari informasi-informasi politik. Celakanya hal yang demikian dikerjakan untuk mempermudah penulis dalam menjalankan pengumpulan data. Langkah hal yang demikian juga diambil agar gagasan yang ingin kita sampaikan tidak keluar dari materi yang ingin kita angkat. Dengan kata lain, sejak awal kita tetap memerlukan riset (data) agar kita mengetahui hal-hal apa saja yang akan kita tuliskan. Oleh karena itu, setidaknya kita sudah merasa lega apabila sukses menyusun kerangka buku hal yang demikian karena setidaknya kita sudah mengetahui hal apa saja yang akan kita tuliskan.

Baca Juga : CETAK BUKU ONLINE : DAPAT 2 INI MANFAAT SEKALIGUS!

Kedua, Mulai menulis dari chapter demi chapter.

Apabila rancangan naskah sudah selesai diwujudkan, batasan materi sudah terang, dan tiap bab atau subbabnya sudah pasti, karenanya langkah berikutnya ialah masuk pada cara kerja menulis. Adapun hal-hal yang kita naskah wajib sesuai dengan rancangan yang sudah kita buat sebelumnya, meskipun ada kemungkinan digantinya beberapa bagian yang dirasa tidak relevan. Pada cara kerja ini, penulis wajib cermat dalam memilah dan memilih data yang akan diterapkan untuk menyokong argumen yang dibangunnya di tiap bab atau subbab. Dengan kata lain, kita juga wajib pintar dalam mengolah data agar data yang kita gunakan relevan dengan kerangka naskah yang sudah kita buat sebelumnya. Apabila cara kerja ini dianggap memerlukan waktu yang tidak sedikit, ada trik yang bisa diterapkan agar cara kerja ini tidak terasa susah untuk dilalui.

Trik yang bisa kita gunakan agar tingkatan ini tidak terasa berat ialah dengan membuat manajemen waktu. Apabila menurut rancangan naskah yang sudah kita buat terdapat 150-300 halaman yang ingin kita capai, karenanya kita bisa memperhitungkannya untuk mengatasi buku hal yang demikian. Sebagai semisal, apabila buku yang kita tulis mempunyai target 300 halaman (sesuai dengan rancangan), karenanya buku hal yang demikian bisa selesai dalam 1 bulan atau 30 hari. Syaratnya ialah kita wajib bermufakat untuk menuangkan gagasan kita ke dalam 10 halaman selama 1 hari. Apabila hal hal yang demikian sukses dikerjakan secara tetap, karenanya bukan tidak mungkin buku yang kita tulis akan jadi dalam kurun waktu 1 bulan.

Ketiga, Penyuntingan atau Pengeditan.

Apabila naskah yang kita buat sudah selesai dari awal sampai akhir, karenanya naskah hal yang demikian biasa kita sebut sebagai draft. Salah satu cara kerja yang tidak bisa dilepaskan dalam membuat buku ialah penyuntingan atau revisi. Jenjang ini dikerjakan dengan metode membaca kembali naskah kita dari awal sampai akhir dengan memerhatikan beberapa hal seperti kata per kata, kalimat, keruntutan alinea, pedoman baca, sitasi, sampai daftar pustaka. Celakanya hal yang demikian penting untuk dikerjakan agar naskah kita terhindar dari bermacam kesalahan penulisan yang mungkin kita lakukan sebelumnya, baik secara sadar ataupun tidak sadar. Selain itu, tahap ini juga menghindarkan kita dari praktik plagiarisme apabila dalam cara kerja penulisan, kita mengutip naskah-naskah dari orang lain.  kita menjalankan revisi, satu hal yang penting bahwa kita wajib memposisikan diri sebagai pembaca sehingga kita bisa secara leluasa merevisinya.

Keempat, Berikan naskah kita kepada pembaca pertama.

Akhir yang wajib kita lalui ialah dengan memberikan naskah kita kepada sahabat dekat kita atau orang yang ahli di bidangnya, sesuai dengan materi yang kita tulis. Langkah ini juga penting untuk dikerjakan agar kita bisa mendapatkan pengevaluasian atau tanggapan dari orang-orang yang apabila akan menjadi pembaca dari buku kita.  substansi, isi dari buku kita juga perlu diberi masukan sehingga menjadi penting untuk melibatkan orang-orang yang ahli di bidang pengetahuan yang sedang kita bahas. Apabila masukan dari orang-orang hal yang demikian sudah kita terima dan kita sudah merevisinya kembali, karenanya langkah berikutnya yang bisa kita lakukan dalam membuat buku ialah dengan mengirimkannya kepada penerbit buku. Terakhir, kita cuma menunggu jawaban atas kepastian naskah kita untuk sesuai terbit.

Terakhir, mintalah pendapat kepada orang terdekatmu. Biasanya orang terdekat adalah orang yang paling mendukungmu dalam segala hal yang positif. Misalnya orang tua. Karena merekalah yang memberimu dukungan dan doa, dan tentu saja kritik yang membangun. Hal itu bisa menjadikan support system bagimu.

Langkah Menulis Buku dengan Baik

Nah, itulah beberapa tips Langkah Menulis Buku dengan Baik yang bisa saya bagikan. Dan jika kalian ingin menerbitkan buku, kirimkan naskahmu kepada Penerbit Uwais karena Penerbit Uwais adalah salah satu penerbit terbaik di Indonesia yang telah menerbitkan lebih dari 700 naskah dari seluruh Indonesia. Proses juga cepat, naskah masuk langsung proses. Dan saat ini Penerbit Uwais dipercaya sebagai wakil ketua IKAPI di Ponorogo, Jawa Timur.

Untuk info lebih lanjut, silahkan hubungi  CS Penerbit Uwais 0812-3004-1340. Ada banyak paket penerbitan yang bisa kamu dapatkan dan banyak juga fasilitas yang bisa kamu dapat disini. Tunggu apa lagi, terbitkan bukumu sekarang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *